Travel

Itenary Singapore 2D1N

Hai, setelah sekian lama ga nulis akhirnya balik lagi, kali ini mau cerita tentang itenary Singapore untuk dua hari satu malam (2D1N). Kenapa bentar banget sih? Well, sebenarnya ini liburan yang sudah direncanakan jauh-jauh bulan, setelah mendekati hari H tiba-tiba ada sebuah moment (ini ada kaitannya sama cerita ini) yang mengharuskan saya hanya menikmati Singapore 2D1N. Tapi disyukuri sajalah ya karena masih diberi kesempatan untuk berlibur.

Hari Pertama

Saya dan ketiga teman saya berangkat ke Singapore menggunakan pesawat Lion Air di hari Sabtu pagi, harap-harap cemas awalnya karena all of you know kan kebiasaan maskapai tersebut mengingat hari Sabtu kami sudah menyusun itenary yang cukup padat. Tapi alhamdulillah pesawatnya tidak delay. Setelah landing di Changi Airport, kami mengantri di imigrasi, ini cukup memakan waktu lama. Setelah itu kami menukar voucher kartu ez link (ez link ini gunanya seperti emoney di Indonesia) di counter terdekat dan langsung mengambil uang di atm. Saran lebih enak tarik uang di negara tujuan daripada harus menukar uang di negara asal dan pegang uang cash. Saya menggunakan atm dbs dan mengambil uang di atm icbc, so sad karena ratenya mayan beda dengan rate google saat itu, beda 300 rupiah lebih mahal. Namun jika menggunakan atm dbsnya langsung ratenya hanya beda 9 rupiah. Lebih worth it kan?

Sebelum menuju hotel jangan lupa untuk sempatkan melihat air terjun buatan di jewel changi.

Hotel kami berada di daerah bugis, nama hotelnya 81 heritage. Nah untuk menuju kesana bisa menggunaka MRT yang tidak jauh letaknya dari jewel changi tersebut. Karena sebelumnya saya sudah pernah ke Singapore dan sudah memiliki ez link, maka saya hanya perlu top up saldo dengan mesin otomatis di stasiun-stasiun MRT. Oiya minimal top upnya 10 dolar ya.

81 Heritage Hotel

Itenary selanjutnya adalah menuju haji lane, kebetulan jalannya tidak terlalu jauh dari hotel tersebut. Tapi sayangnya karena saat itu sudah sore maka cafe sudah mulai buka jadi kurang bisa foto-foto :(.

Akhirnya sore itu kami memutuskan untuk ke Sentosa Island. Untuk ke Sentosa Island ada beberapa rute transportasi yang bisa dipilih, kami memilih menggunakan skytrain via Vivo City. Skytrain seharga 4 dolar yang bisa dibayar menggunakan ez link atau membeli pass card di loket.

Setelah puas dengan foto-foto di USS, kita memilih ke wahana skyride dan luge. Nah untuk menuju wahana tersebut, harus naik skytrain (ini udah include 4 dolar tadi ya). Tiketnya bisa beli di traveloka atau beli langsung di counter, akan lebih praktis beli langsung di counter karena beli di travelokapun masih harus antri ke counter dan super ribet nuker-nuker vouchernya (tidak paperless padahal hopefully paperless).

Lanjut dari sky ride dan luge, kami mencari oleh-oleh di Mustofa Center. Nah tapi ternyata yang dicari ga ketemu karena crowded sekali dan capek muter-muter.

Hari Kedua

Hari kedua, pagi-pagi kami ambis untuk antre di arabica yang kebetulan tidak jauh dari hotel dan sarapan di kun kaya toast.

Itenary selanjutnya adalah menuju orchard karena ingin beli es krim orchard yang terkenal itu, tapi sayangnya setelah sampai di orchard, penjual es krimnya ga ada. Hahahah. Akhirnya kami mencari es krim di daerah bencoolen. Di deket bencoolen juga terdapat tempat makan, Albert Centre Market & Food.

Next itenary adalah national gallery museum. Beruntung sekali pada saat itu national gallery museum sedang openhouse jadi free tiket masuk.

Depan national gallery museum

Last itenary adalah old hill street police station. Nah efek samping dari itenary Singapore 2D1N ini adalah kaki pegal-pegal dan jiwa-jiwa jompo keluar sehingga kami sering menggunakan grabcar alih-alih memilih MRT. hahahaha…tapi tetap worth it karena cost dibagi berempat :).

Leave a Response