Travel

Lost In Singapore

How to Survive In Singapore for The First Time TraveLler.

Hari Pertama, 26 Oktober 2018

Saya berkesempatan untuk jalan-jalan ke Singapore atau Singapura setelah enam hari berkutat di salah satu hotel di Kota Batam. Kebetulan kantor tempat saya bekerja sedang mengadakan acara di hotel tersebut selama 6 hari.

Setelah acara selesai, saya dan empat teman memutuskan untuk ke singapura. Hal-hal yang perlu disiapkan sebelum kesana :

  1. Colokan, karena di Singapura memiliki stop kontak yang berbeda dengan di Indonesia
  2. Tisu basah karena beberapa toilet di tempat umum di Singapura merupakan toilet kering yang menggunakan tisu.
  3. Botol minum, banyak tempat refill air (air mineral botol mahal cin).
  4. Payung, cuaca bulan oktober memungkinkan hujan dan benar saja ketika saya di singapura mengalami hujan yang lebih dari satu kali.
  5. Uang dollar. Meskipun di Singapura terdapat beberapa money charger tapi akan lebih baik kalian menukarkan uang dollar di Indonesia saja. Saat itu kurs sell dollar singapura 11.008.

Kami berangkat menggunakan kapal very dari pelabuhan batam center. Tiket PP dijual dengan harga 290.000. Tiket dibeli via agen dengan harga lebih murah dibanding beli di pelabuhan langsung.

Sampai di harbourfront, kami menuju stasiun MRT. Untuk bisa naik MRT harus menggunakan EZ Link yang dapat dibeli di counter MRT seharga 17 dolar dengan saldo aktif 5 dolar. EZ link ini dapat aktif selama 4 tahun. Untuk range harga antar stasiun dapat dilihat disini.

Jalur MRT yang kami pilih adalah north east line, karena penginapan berada di little india. Kami menginap di footprint hostel dengan biaya sewa Rp 226.000 per orang per malam dengan fasilitas kamar dorm untuk 5 orang. Sebagai informasi, hostel tersebut tidak menyediakan handuk, jadi jika tidak membawa handuk harus menyiapkan uang 2 dolar sebagai biaya sewa handuk tersebut. Kamar mandi di hostel ini bersih namun terpisah dengan kamar. Hostel ini free breakfast. Tentu breakfast yang disediakan sebatas roti bakar dan cereal serta kopi dan teh.

Hari kedua, 27 Oktober 2018

Hasil Belanja di Mustofa

Setelah sarapan, kami bergegas menuju mustofa center. Mustofa center adalah pusat perbelanjaan lengkap yang buka 24 jam dengan harga murah. Dari makanan, souvenir, baju, sepatu, parfum, skincare ada di mustofa center. Di mustofa center, saya menghabiskan 62,6 dolar.

Setelah selesai belanja kami makan, di salah satu tempat makan di dekat mustofa center. Menu yang ditawarkan lebih ke masakan padang dengan range harga 4-5 dolar.

Menu makan sederhana
singapore
Merlion Park

Perjalanan selanjutnya adalah menuju patung merlion Singapore yang ada di merlion park. Kami menuju sana dengan menggunakan bus. Big thanks to google maps. Kartu EZlink juga dapat digunakan untuk membayar bus ini.

Sorenya kami menuju Sentosa island. Dari merlion park, kami naik grabcar menuju harbourfront dan disambung dengan skytrain menuju Sentosa island. Harga skytrainpass adalah 4 dolar. Di Sentosa island kami hanya foto-foto dan berbelanja di candylicious.

singapore
USS
singapore
Garden By The Bay

Malamnya, kami berkunjung ke garden by the bay. Sebagai informasi untuk masuk ke area ini tidak dipungut biaya. Kebetulan disana sedang ada festival lampu jungle yang bisa dinikmati dengan gratis. Karena saat itu cuaca sedang tidak bagus, maka OCBC Skywalk ditutup sementara.

Hari ketiga, 28 Oktober 2018

Penginapan kami dihari kedua adalah pillow talk. Penginapan ini mengusung konsep kapsul. Harga penginapannya adalah Rp 240.000 per malam per orang dengan free breakfast. Breakfast yang disediakan adalah roti bakar kopi dan teh. Di hari ketiga ini kami mengunjungi flower dome dan cloud forest yang ada di garden by the bay. Tiket beli di traveloka dengan harga Rp 240.000. Untuk internet dapat juga beli di traveloka. Saat itu saya membeli paket Telkomsel Promo Asia dan Australia 3 hari 1 GB.

singapore
Cloud Forest
Tags : traveling

1 Comment

Leave a Response